Manhaj Dakwah Jama’ah Tabligh

Tinggalkan Komentar

Syaikh Sa’d Al-Hushain berkata, “Tidak diketahui adanya suatu deklarasi tentang manhaj jama’ah ini”. Dia tidak menggunakan administrasi modern dalam menjalankan urusan-urusannya, namun yang berjalan hanyalah trik-trik dan pelaksanaannya dengan cara yang sederhana seperti masa lalu tanpa butuh peradaban internasional yang diimport.

Tidaklah yang tampak dari anggota biasa tentang manhaj kegiatannya selain membaca: sepuluh surat terakhir dari Al-Quran, Al-Fatihah serta kitab Riyadhush Shalihin karya Imam An-Nawawi dan kitab Hayatush Shahabah tulisan Al-Kandahlawi yang berisi kisah-kisah para shahabat yang kebanyakannya tidak benar, membaca dua kitab ini hanya untuk yang berbangsa Arab saja. Juga kitab Tablighi Nishab (Tablighku adalah pangkal segalanya) tulisan Muhammad Zakariyya untuk selain bangsa Arab berisi keutamaan beramal berdasarkan kisah, hadits lemah, hadits palsu, khurafat dan bid’ah pada kebanyakannya sedangkan ia tidak terlepas dari syirik sebagaimana akan saya bawakan sedikit contohnya Insya Allah. Lagi

Perkembangan Dakwah Jama’ah Tabligh

Tinggalkan Komentar

Abul Hasan An-Nadwi berpendapat dalam suratnya kepada Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah bahwa Syaikh Muhammad Ilyas memilih cara ini dalam berdakwah setelah adat istiadat mem-buatnya putus asa dari melakukan perbaikan di kampungnya183.

Saya katakan: Perbaikan macam apa yang dapat diharapkan dari seorang yang mengimani wihdatul wujud jika yang dimaksud adalah perbaikan yang sebenarnya-. Adapun yang mereka anggap sebagai perbaikan ialah memasukkan umat ke dalam paham sufisme dan keberhalaan mereka, yakni iman kepada kuburan, melakukan i’tikaf di sana dan mempertuhankan penghuninya, sebagaimana dikatakan oleh Al-Hushain dalam kitab Haqiqatud Da’wah ilallah (halaman 63). Lagi

Apakah Wihdatul Wujud itu?

Tinggalkan Komentar

Wihdatul wujud ialah sebuah pemikiran melenceng yang diyakini oleh orang-orang zindiq kaum sufi, mereka senantiasa melantunkannya di dalam syair-syair mereka dan mengungkapkannya di dalam tulisan-tulisannya. Berikut sejumlah besar ungkapan mereka yang menunjukkan kepandiran akalnya, buruk akidah dan busuknya pemahaman mereka berupa; sampah kekafiran dan pelencengan kezindiqan yang membuat hati gemetar mendengarkannya, lisan merasa sangat tidak pantas untuk mengucapkan dan memperdengarkannya, serta manusia akan sempit dadanya dari menuliskannya, sehingga dikatakan “Semoga engkau terlindungi dari keburukan mendengarkannya”.

Akan tetapi kami mesti menulis apa adanya agar menjadi bukti yang ada di balik mereka. Syaikh Abdurrahman Al-Wakil mantan Kepala Ansharussunnah Mesir mempunyai sebuah kitab yang kecil bentuknya namun besar faedahnya, saya telah memilikinya beberapa tahun lalu. Ketika membacanya, maka saya menulis kalimat berikut yang sungguh saya menganggapnya termasuk dari amal shalehku: Lagi

Biografi Pendiri dan Latar Belakang Berdirinya Jama’ah Tabligh

Tinggalkan Komentar

PENJELASAN TENTANG PENYIMPANGAN JAMA’AH TABLIGH

Jama’ah Tabligh adalah salah satu dari jama’ah dakwah yang hingga sekarang tetap eksis keberadaannya. Jama’ah ini didirikan pada pertengahan abad XIV H yang lalu, oleh Syaikh Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma’il Al-Kandahlawi.

Biografi Pendirinya

Muhammad bin Ilyas pendiri jama’ah ini dilahirkan pada tahun 1302 H, menghafal Al-Quran, membaca Kutubussittah (Kitab hadits yang enam) berdasarkan metodologi Dyubandi, bermazhab Hanafi, berakidah Asy’ari-Maturidi dan beraliran sufi. Lagi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.